Uncategorized

RIMBA Solusi Kiprah Bahasa Arab Lebih Lancar dan Eksis Di Aceh&Indonesia

Hari rabu salah seorang mahasiswa ketua HMP BSA menghubungi saya untuk memasukkan kesediaan saya menjadi juri pidato Bahasa Arab.

Saya rasa karena saya sedang sibuk dan jadilah saya target selanjutnya, menyetujuinya, memenuhi hari Jumat berada di Banda Aceh.

Dan saya merasa sangat beruntung bisa mengetahui dan memberanikan acara, yang merupakan acara perdana untuk bahasa Arab yang diusulkan oleh ketua HMP TBA (Bahasa Tarbiyah Bahasa Arab) dan diamini oleh Ka. Prodi TBA dan digandeng juga jurusan BSA (Bahasa Arab dan Sastra).

Dan forum ini dinamakan dengan Musyawarah Akbar Mahasiswa Bahasa Arab Se-Aceh & seminar nasional. Forum yang diadakan untuk membahas masalah dan cita-cita mahasiswa Indonesia.

Rencana ke depan acara tersebut akan menjadi rutinitas setiap tahun bagi mahasiswa Bahasa Arab se-Aceh. Dan tujuan pertama dari bentuk forum tersebut adalah untuk membantu pelajar dari pelajar yang belajar bahasa Arab atau Sastra Arab untuk melakukan berbagai kegiatan tanpa khawatir, termasuk moril dan materil.

Acara yang tergolong elit dan hebat menurut saya, karena selama ini sangat kurang terdengar gaung dari para pelajar Bahasa Arab di luar. Dan yang pertama terlintas di benak para khalayak, Ramai itu Bahasa Arab adalah bahasa yang susah dan sangat sulit dipelajari. Begitu begitu?

Dan setelah saya sebut dari banyak Mahasiswa yang belajar Bahasa Arab, terutama adalah karena pilihan yang tepat, tetapi ada juga karena minatnya sendiri.

Dan saya juga salah satu petualang yang masuk ke dunia Bahasa Arab berbagi saran dan anjuran orang terdekat, jika pilihan sendiri saya lebih memilih jadi apoteker dan ahli di bidang kimia. Tapi inilah jalan hidup yang harus dijalani, dibersamai dan akhirnya jatuh cinta juga dengan Bahasa Arab.

Acara tersebut juga disebut dengan RIMBA (Rihlah Musyawarah Akbar) dihadiri Pelajar Bahasa Arab dari berbagai penjuru dari Aceh tapi, saya belum memastikan dari mana saja.

Alhamdulillah sangat banyak hal yang saya pelajari dari nara sumber kemarin. Yang memaparkan ilmu mereka di acara talk show yaitu; Dr (c). Azwir Nazar, Msi dan pak Sekjen IKAT.

Kedua nara sumber jebolan S3 luar negeri yang memiliki semangat baja untuk membimbing adek-adek siswa Bahasa Arab dan Sastera untuk terus maju dalam memperjuangkan bahwa Bahasa Arab itu wajib dipelajari dan harus dilakukan oleh semua orang. Karena Bahasa Arab adalah asas kita dalam beragama mulai dari shalat hingga baca Alquran.

Dan saya sangat senang bersyukur dengan acara itu, karena dari beberapa agenda itu adalah di antara target saya ke depan, Sesuatu telah sedikit terbuka dan sudah ada peluang untuk merajut mimpi dan memperjuangkan Bahasa Arab sebagai bahasa internasional setaraf dengan Bahasa Inggris.

Peserta lomba pidato

Dan dari beberapa cabang perlombaan yang dilombakan untuk memeriahkan suasana, sangat banyak peminat peserta di lagu-lagu Arab sekarang ini yang lagi ngetrend dari lagu Hamoud kun anta dan Nissa shabyan.

Peserta Lomba Puisi

Dan khitabah alias ceramah dalam bahasa Arab juga banyak dari peserta yang ikut serta mengambil peluang.

Dan siang hari setelah jum’at diadakan sidang untuk forum memutuskan siapa ketua IMBA (Ikatan Mahasiswa Bahasa Arab Aceh ke depan. Dan diputuskan ketua dari mahasiswa TBA (Tarbiyah Bahasa Arab) sekjennya dari BSA (Bahasa Arab dan Sastra) yang bernama Teuku Muhammad Bilal.

 

Disahkan Ketua dan Jajaran pengurus oleh Ka. Prodi TBA

Dan pengesahan langsung pada penutupan malam yang disahkan oleh Bapak Bukhari Muslim yang merupakan Ka. Prodi TBA.

Pembagian hadiah
Penyerahan sertifikat untuk para juri

Acara berjalan lancar dan penuh khidmat hingga pukul 00.00 WIB, diakhiri dengan lagu Seuloeh oleh artis Aceh Miftah yang berduet dengan Apache di lagu sebenarnya. Tapi semalam tidak ada berita dihadirkan grup Apache. Karena grup Apache lagi nampil juga di tempat lain, kemungkinan menurut perkiraan saya atau ada alasan lainnya, Saya tidak tahu pasti.

Setelah sekian lama tidak berurusan dengan blog akhirnya kesampaian juga menyapa lagi, Alhamdulillah atas kesempatan ini ya Allah. Karena merupakan anugerah terindah ketika kita masih bisa hidup dan menghirup oksigen gratis dariNya. Dan yang membuat hati bahagia lagi, bertambah lagi wadah yang merupakan sarana untuk menyampaikan sesuatu yang bermanfaat bagi yang lain. Sharing is caring... Dan menulis merupakan salah satu obat untuk menyembuhkan dan mengobati luka yang menganga bagi penderita. Bahkan, menjadi wadah berbagi rasa bagi mereka yang ingin berbagi dan yang bisa bermanfaat untuk diri sendiri dan orang lain. Yihuuyy.... saya punya blog, I am blogger right now! Thank for a chance, saya akan menulis dan menulis apa yang tersirat tersurat dan bermanfaat tentunya Saya yang berbahagia With love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *