Uncategorized

DI ANTARA EDISI CARA MENGEMPAS LELAH

Ahhhhhhh !!! ….
Nada itu panjang untuk menghempas penat-penat yang mengikat, benar akan membuat lelah kalau tidak dinikmati, tapi sudah kadung lebih dulu meratapi dan merepetinya. 

Kalau sudah tidak ikhlas, selalu membuat dada sesak, kalau sudah begitu pingin tertawa layaknya orang lepas kendali eh! Berlari sama si bujang ini lebih bagus kayaknya. Atau ajak keluarga seluruh ahli famili untuk seru-seruan tanpa jaim-jaiman.

Sasarannya adalah Blang Padang, dengan menghempa semua kepenatan yang hinggap. Sampai di sana, rupanya orang penuh sesak dan pikiran mulai pening dengan melihat tumpukan orang.

Memutuskan untuk mengisi perut dengan sesuatu dengan makan nasi soto dekat Blang Padang sambil melayani pertanyaan-pertanyaan yang bertubi-tubi tanpa jeda dari si bujang eh! Si abang anak pertama saya.

Di tempat tersebut ada pula yang jualan gorengan-gorengan yang mendekati meja kami. Kebetulan di depan meja kami ada beberapa Polwan cantik yang ingin membeli, dari jauh sudah berniat untuk membeli tapi sudah ada di depan, pupus sudah, karena baunya super amis, karena semuanya seafood . Tidak suka??, sangat suka bahkan, tapi kali ini minta ampun dah! Karena mereka sudah menyatu dalam satu nampan begitu, baunya kuat sekali. Apalagi hidung yang sangat sensitif, huffff !

Dan si hati berbisik: “jangan beli!”,

“Ya sudahlah ga usah Beli”

“Pasti ada yang lain yang beli ntar”

“Mi, itu apa?”

“Banyak sekali?”

Belum dijawab, sudah diburu lagi pertanyaan yang lain.

“Semoga laku keras dagangannya Pak!”, Berdoa dalam hati.

Selesai makan, kembali ke Blang Padang dengan mutar-mutar sekitar demi si keringat keluar.

Benar saja, baru 50 langkah, dia berkejaran keluar tanpa ampun, solusinya harus beli air putih untuk mencegah dehidrasi. Sekarang cuaca tidak lagi jelas dan menentu, kadang-kadang panas menyeruak eh ! Tiba-tiba saja hujan, dan sebentar lagi angin kencang, yang penting air putih sudah ada untuk mencegah dehidrasi gaes !

Mencari becak mainan tapi sudah tidak kuat melihat kerumunan orang dan memilih menepi di samping pesawat yang bersejarah, yang sudah tidak eksis lagi.

Pahlawan saya dalam aksi 1
My hero in action 2

Selanjutnya Melihat pohon anggur. Pohon anggur? Pasti pada penasaran kan? Kan? Kan?

Ayo ditebak, buah apa itu? Ya , anggur Aceh yang terasa sepat sebelum matang.

Di bawah pohon anggur

Yang bisa jawab saya kasih hadiah. Tapi harus bertemu saya dan ditraktir makan anggur Aceh sepuasnya, mau? Hehehe

Bagian hadiah di lewati ya, khawatir tidak melunasinya. Maklum, kami manusia yang sok sibuk kadang, dengan menyibuk diri tanpa pikir panjang sebelumnya.

Baik! Itu saja cara kami merehatkan fikiran biar tetap segar .

Setelah sekian lama tidak berurusan dengan blog akhirnya kesampaian juga menyapa lagi, Alhamdulillah atas kesempatan ini ya Allah. Karena merupakan anugerah terindah ketika kita masih bisa hidup dan menghirup oksigen gratis dariNya. Dan yang membuat hati bahagia lagi, bertambah lagi wadah yang merupakan sarana untuk menyampaikan sesuatu yang bermanfaat bagi yang lain. Sharing is caring... Dan menulis merupakan salah satu obat untuk menyembuhkan dan mengobati luka yang menganga bagi penderita. Bahkan, menjadi wadah berbagi rasa bagi mereka yang ingin berbagi dan yang bisa bermanfaat untuk diri sendiri dan orang lain. Yihuuyy.... saya punya blog, I am blogger right now! Thank for a chance, saya akan menulis dan menulis apa yang tersirat tersurat dan bermanfaat tentunya Saya yang berbahagia With love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *