Culinary

Timphan Error

Siapa yang tidak bisa mencelakan hal-hal seperti itu tapi ga jadi, malah jadi keras dan butuh beberapa saat kita menikmatinya.

Timphan yang suka menampilkan enak tapi malah sebaliknya, enak sih tapi karena bahan-bahan yang salah pakai buat apa?

Malu dibuat pisang goreng dengan tepung tersebut, setelah diraba dan dirasa seperti tepung beras, ternyata ikat pisang menjadi bentuk aneh. Berarti itu tepung ketan, Saya menyimpulkan.

Di hari lain, pisang di pohon kami sudah masak pingin buat timphan karena stok tepung ketan tersedia, dengan percaya tinggi tingkat tinggi mulailah mengeksekusinya mulai mencari daun pisang hingga meracik bahan yang lainnya.

Bahannya
– Tepung Ketan
– Pisang
– Baca garam
– Air

Intinya
– Kelapa parut
– gula
– garam
– udara secukupnya

Caranya:
1. Buat inti kelapa dengan memanaskan gula hingga coklat dan memasukkan udara biar tidak gosong dan hingga bercampur dan masukkan kelapa yang sudah diparut.
2. Adon tepung dengan pisang, udara dan garam. Setelah menyatu adonan tersebut dibulatkan.
3. Daun dilap biar terjamin kebersihannya, dipotong kecil-kecil sesuai dengan bentuk timphan yang diinginkan.
4. Minyaki daun biar tidak lengket daunnya dan kertas
5. Kukus di atas api sedang, tunggu sampai udara mendidih dan kira-kira tepungnya sudah masak.
6. Timphan siap dihidangkan dan disantap

Tapi Anda minta rasa timphan ini ya, intinya enak tapi luarnya keras karena ternyata tepung beras, terjadi kesalahan prediksi bahan-bahan pokok.

Meskipun salah, banyak voulounteer yang ingin mencicipinya, karena pada lapar kayaknya hehehe …

Saya pernah makan lepat Takengon, yang ini hampir sama dengan lepat tapi ada yang tidak sama dibahannya.

Itu dia timphan error, kesalahan rasanya karena tidak layaknya timphan biasa yang kita makan.

English

Who does not feel disappointed if create something but no so hard and so something even when we enjoyed it.

Timphan targeted results are tasty but on the contrary, unpalatable anyway but essentially wrong because what can be made.

Before create a fried banana with the flour, after touched and felt like rice flour, it turns out that when cooking fried banana shape is being weird. Glutinous flour means it, I gather.

On other days, a banana in our tree is ripe want to create timphan glutinous flour available stock because, with a high level of higher believe start executing it started looking for banana leaves to preparing other ingredients.

Ingredients;
– Sticky Banana
– Rice Flour
– Salt
– Water

For the inner
– Grated coconut
– Sugar
– Salt
– Water to taste

How to make:
1. Create the essence of coconut sugar by heating until chocolate and enter the water let me not overcook and to mix and stir in coconut already shredded.
2. Mix flour with banana, water and salt. Once fused the dough is rounded
3. Swept the Leaves let guaranteed clean, small cut in accordance with the form of the desired timphan.
4. Let oily on juices sticky leaves and wrap
5. Broiled over medium heat, wait until the water boils and approximately flour is ripe.
6. Timphan ready served and eaten

But don’t ask the taste of this timphan, tasty but hard going because it turns rice flour, error prediction of base ingredients.

Although wrong, many voulounteer want to taste it, because at the hungry I think hehehe…

I ever eat the Lepat’s Takengon, this timphan is almost the same as lepat but there is not the same the ingredients.

It’s error timphan , error in taste unlike timphan as usually because it is not okay in the ingredients.

Setelah sekian lama tidak berurusan dengan blog akhirnya kesampaian juga menyapa lagi, Alhamdulillah atas kesempatan ini ya Allah. Karena merupakan anugerah terindah ketika kita masih bisa hidup dan menghirup oksigen gratis dariNya. Dan yang membuat hati bahagia lagi, bertambah lagi wadah yang merupakan sarana untuk menyampaikan sesuatu yang bermanfaat bagi yang lain. Sharing is caring... Dan menulis merupakan salah satu obat untuk menyembuhkan dan mengobati luka yang menganga bagi penderita. Bahkan, menjadi wadah berbagi rasa bagi mereka yang ingin berbagi dan yang bisa bermanfaat untuk diri sendiri dan orang lain. Yihuuyy.... saya punya blog, I am blogger right now! Thank for a chance, saya akan menulis dan menulis apa yang tersirat tersurat dan bermanfaat tentunya Saya yang berbahagia With love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *