Uncategorized

Dirgahayu Indonesia yang ke-73

[Source](facebook)
Setelah merdeka pun kami pernah merasakan bagaimana untuk melihat di bawah jajahan Indonesia. Tapi, berharap tidak akan ada lagi masalah tertindas yang tidak enak dan aman.

Kemana-mana selalu dibayangkan rasa takut dan diikuti bayang penjajahan. Yang menjajah jiwa bahkan harta.

Hari ini, Indonesia merdeka yang ke-73 cuma beda beberapa hari dengan kebebasan Korea tapi, Korea melejit perkembangan dalam berbagai kemajuan dan kemajuan. Bahkan, kami masih memproduksi tenaga kerja yang dikirim ke luar negara termasuk Korea, saat ini bisa secara finansial dan finansial. Gagas tentang merdeka, masing-masing-masing kita memiliki makna tersendiri untuk kata merdeka tersebut.

Merdeka adalah cara mengenal Tuhan sebagai seseorang yang memiliki komitmen dengan orang lain dan memiliki komitmen, sesuai dengan kebenaran yang ada di dalamnya.

Tapi merdeka versi yang lain seperti yang terjadi zaman baheula, kita sering mendengar kisah perjuangan pejuang kemerdekaan yang tidak henti-hentinya dari masa menjadi masa. Pasti ada pahlawan atau heroin yang menuju ke arah utara.

1. Kisah Nabi Ibrahim as, dalam surat Al-An’am ayat 76-79 tentang perjalan spritualnya dalam mencari Tuhan. Itu adalah salah satu bentuk memerdekakan diri dari penghambaan kepada berhala dan mencari hakikat kebenaran.

2. Kisah Nabi Musa sebagai pasanasasan dari penindasan Firaun. Yang memperbudak kaum laki-laki Bani Israil dan menistakan kaum perempuan. Nabi Musa berusaha memerdekankan mereka dari jeratan zalim tersebut. Diceritakan dalam surat Al A’raf: 127, QS. Al-Baqarah: 49 dan QS. Ibrahim: 6.

3. Kisah Nabi Muhammad yang merupakan Nabi terakhir diutus untuk memerdekakan masyarakat yang disorientasi, penindasan terhadap ekonomi dan kezaliman sosial yang terjadi di kalangan mereka.

Itu sebagian contoh bebas keluar dari zona terjajah menuju kemerdekaan. Dan terserah saja pendefisian merdeka yang menggunakan versi masing-masing dalam memerdekakan diri dan masyarakat sekitar dari segala bentuk penjajahan dan penindasan yang terjadi.

[Source](facebook)
Dan harapan dengan kemerdekaan kemerdekaan ke-73, Semoga negeri kita Indonesia menjadi negara * baldatun thayyibatun warabbun ghafur * (negeri yang baik dan dirahmati Allah) … bisa menghasilkan hasil sendiri, hasil kebun sendiri, hasil ikan sendiri tanpa formalin: ) tanpa harus menopang hidup ke tetangga atau sebaliknya dan menjadi negara yang berorientasi, makmur dengan segala kesejahteraan.

Sungguh, menjadi manusia tidak merdeka sangat riskan, ringan dan setiap hari harus berdarah-darah bahkan, siap menunggu jemputan maut. Dan yang paling dekat dengan galau, gelisah dan merana jiwa dan raga.

Merdeka, merdeka, merdeka …
Jangan lupa bahagia!

Setelah sekian lama tidak berurusan dengan blog akhirnya kesampaian juga menyapa lagi, Alhamdulillah atas kesempatan ini ya Allah. Karena merupakan anugerah terindah ketika kita masih bisa hidup dan menghirup oksigen gratis dariNya. Dan yang membuat hati bahagia lagi, bertambah lagi wadah yang merupakan sarana untuk menyampaikan sesuatu yang bermanfaat bagi yang lain. Sharing is caring... Dan menulis merupakan salah satu obat untuk menyembuhkan dan mengobati luka yang menganga bagi penderita. Bahkan, menjadi wadah berbagi rasa bagi mereka yang ingin berbagi dan yang bisa bermanfaat untuk diri sendiri dan orang lain. Yihuuyy.... saya punya blog, I am blogger right now! Thank for a chance, saya akan menulis dan menulis apa yang tersirat tersurat dan bermanfaat tentunya Saya yang berbahagia With love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *